Showing posts with label Polri. Show all posts
Showing posts with label Polri. Show all posts

Monday, April 11, 2011

Kapolres Labuhan Batu Diganti Mendadak



Jabatan Kepala Kepolisian Resor (Polres) Labuhan Batu diserahterimakan secara mendadak. AKBP Hirbak Wahyu ditunjuk mengisi posisi itu menggantikan AKBP Robert Kennedy. Pergantian itu diduga terkait ketidakseriusan memberantas judi.


Pencopotan Robert digelar dalam acara resmi di aula Kamtibmas, Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sumatera Utara (Sumut), Jl Medan-Tanjung Morawa, Senin (11/4/2011) sore. 

Kepala Polda Sumut, Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro menyatakan reposisi personel merupakan hal yang biasa. Namun diisyaratkan, penggantian Kapolres Labuhan Batu  di luar kelaziman.
"Polisi harus bisa memperbaiki dan melayani masyarakat. Masyarakat merindukan sosok polisi yang baik," kata Wisjnu sembari menyatakan dia akan mereposisi pejabat yang tidak komit dengan upaya memberi pelayanan yang lebih baik ini.

Meski tidak merinci secara gamblang, pencopotan Robert merupakan buntut dari penggerebekan lokasi judi togel yang dilakukan Direktorat Reserse dan Kriminal (Dir Reskrim) Polda Sumut di rumah Ketua DPRD Labuhanbatu, Elly Rossa Siregar, di Jl. H. Iwan Maksum, Desa Ujung Bandar, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu, Selasa (29/3/2011) lalu.

Dalam penggerebekan ini, enam tersangka diamankan. Dari tangan tersangka, petugas menyita uang tunai Rp 3 juta lebih berikut puluhan lembar kertas berisi rekap tebakan togel periode 27 hingga 29 Maret 2011. Selain itu, petugas juga mengaman empat telepon genggam dan empat kalkulator sebagai barang bukti.

Berdasarkan keterangan tersangka, judi togel di rumah Ketua DPRD Labuhanbatu telah berlangsung dalam enam bulan terakhir dengan omset mencapai Rp 70 juta pada siang hari dan Rp 30 juta pada malam hari.

Sementara mantan Kapolores Labuhanbatu, AKBP Robert Kennedy menyatakan, siap menerima sanksi. Namun dia membantah tegas jika disebut melindungi praktik judi togel di wilayah Labuhan Batu.

Sebelum dicopot, AKBP Robert Kennedy bertugas sebagai Kapolres Labuhanbatu sekitar delapan bulan. Jabatan Kapolres Labuhanbatu kini diemban AKBP Hirbak Wahyu. Sebelumnya AKBP Hirbak menjabat Kapolres Mandailing Natal (Madina), dan jabatan yang ditinggalkan itu selanjutnya diisi AKBP Fauzi Dalimunte. 

Sunday, April 10, 2011

Video Polisi Nyabu Berinisial ZM Anggota Polres Bandung Beredar di You Tube




Video Anggota Polri kembali beredar di You Tube, setelah Briptu Norman yang ngetop dengan aksi dan gayanya kini kembali beredar Video Polisi yang sedang Nyabu ...., Video ke-2 ini tentunya sangat memalukan dan mencoreng nama baik korps Polri. Video ini berjudul Oknum Polisi Pecandu.

Video ini jelas menggambarkan bagaimana oknum anggota Polisi tersebut sedang asik Nyabu, sebuah tindakan pelanggaran hukum. Sangat menyedihkan dan memalukan korps Polri. 

Kapolres Bandung AKBP Hendro Pandowo mengatakan aktor dalam video 'Oknum Polisi Pecandu' berinisial ZM memang benar anggota Polri. ZM diketahui pernah bertugas di Satuan Narkoba Polres Bandung.
"Hasil dari laporan tim khusus (timsus) yang dibentuk, menyatakan kalau ZM dulu pernah bertugas sebagai anggota narkoba Polres Bandung," ujar Hendro saat ditemui di Polres Bandung, Senin (11/4/2011).

Hendro menambahkan, saat ini ZM masih tercatat sebagai staff di Polres Bandung. Propam Polres Bandung masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap ZM terkait keberadaannya yang terekam di video tersebut.

Dalam video yang beredar di YouTube itu, ZM yang sedang mengonsumsi narkotik jenis sabu-sabu direkam oleh salah seorang wanita. anda ingin menyaksikannya ... silahkan klik disini

"Pangkat ZM itu Bripka," ungkap Hendro.

Dalam berita sebelumnya, ada empat video yang sejak 9 Oktober 2010 beredar di YouTube. Pengunggah itu mengatasnamakan netralish. Semua video diberi judul 'Oknum Polisi Pecandu' dengan dibumbuhi keterangan bagian 1 hingga 4.

Dalam testimoni setiap videonya, pengunggah menulis kalau pria yang nyabu itu berinisial ZM. Selain itu, pengunggah juga menyebutkan kalau pria dalam video itu pernah melakukan kasus pemerasan dan perampokan.

Kejadian ini harus diungkap dan penanganannya harus transparan, penegakkan hukum harus dapat dilaksanakan dengan baik. Sepertinya tugas Polri untuk mempebaiki citranya harus terus diperkuat dan tak kenal lelah.


Saturday, April 9, 2011

Polisi Terlibat Debt Collecotor Ditindak Tegas


Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo mengimbau para komandan di jajaran kepolisian tidak terlibat melindungi debt collector.    “Bagi anggota, siapa saja yang terlibat debt collector akan ditindak tegas,” tegas Timur Pradopo.
Terkait perusahaan yang mempekerjakan debt collector dan terdaftar di kepolisian, lanjut Kapolri juga akan ditindak. Namun pihaknya juga akan melihat kasus per kasus.”Logikanya kalau melanggar hukum bagaimana bisa terdaftar, tapi jika tetap melanggar akan ditindak, saya kira itu yang kita lakukan,” jelasnya.

Timur juga meminta kepada pimpinan di jajaran kepolisian agar dapat mengawasi anggotanya. .”Setiap jajaran kan punya pimpinan,” ungkap mantan Kapolda Metro Jaya ini.
Seperti diberitakan sebelumnya    pada Rabu (6/4), empat pria yang diduga debt collector merampas mobil Toyota Rush dengan nomor polisi H 90 SB yang ditumpangi lima mahasiswa di Jl.Casablanca Jaksel. Dua pelaku langsung membawa mobil tersebut, sedangkan korban dibawa oleh pelaku lainnya dengan menggunakan mobil Honda Odyssey dan Freed.
Dari hasil pengembangan petugas Polda Metro Jaya, kemudian berhasil menemukan mobil tersebut namun pelakunya telah kabur. Polisi juga menemukan sebuah Kartu Tanda Anggota (KTA) polisi di dalam mobil Honda Freed yang digunakan debt collector.
Dalam kartu tersebut tertera nama YS anggota Provost Polres Bekasi Kabupaten. Diduga oknum polisi tersebut terlibat dalam aksi tersebut karena KTA berada di mobil pelaku. Namun kasus ini masih dalam pengusutan petugas Polda Metro Jaya.